Ada beberapa aplikasi geotextile untuk pembangunan kawasan industri. Misalnya salah satunya adalah di Pembangunan Kawasan Industri di Pulau Penebang, Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam pembangunan di kawasan ini tentu ada beberapa tantangan, misalnya seperti kondisi tanah, beban berat, sistem drainase, dan kajian lingkungannya.
Misalnya sebagian besar wilayah ini memiliki lahan dengan karakteristik tanah beragam seperti tanah tambang dan penguatan tanah, karena untuk pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.
Berdasarkan kondisi tersebut cocok menggunakan geotextile woven untuk perkuatan dan stabilisasi tanah. Bisa juga menggunakan geotextile non woven sebagai bagian separasi dan filtrasi.
Untuk itu artikel Urban Plastic ini akan membahas aplikasi geotextile, baik geotextile woven atau non woven di pembangunan kawasan industri di Pulau Penebang, Provinsi Kalimantan Barat.
Manfaat Geotextile untuk Pembangunan Kawasan Pulau Penebang, Kalimantan Barat
Struktur subgrade (tanah dasar) pada tanah lunak dan area tambang memiliki daya dukung rendah dan risiko mengalami penurunan tanah (deformasi).
Penurunan tanah terjadi ketika tanah dibebani berat seperti konstruksi jalan, infrastruktur gedung industri, perbaikan tanah tambang, dan timbunan agregat.
Menurut Strata Global, geotextile sebagai salah satu material geosintetik bermanfaat dalam hal:
- Meningkatkan daya dukung tanah, sehingga beban berat dari konstruksi bisa lebih aman saat melintasi jalan kawasan industri tersebut.
- Mendistribusikan beban secara merata, sehingga mengurangi risiko penurunan tidak merata yang bisa merusak jalan atau bangunan.
- Memfasilitasi drainase dan filtrasi, terutama pada kawasan dengan tanah lunak atau dekat dengan area pantai. Jadi tidak terjadi genangan atau akumulasi air yang bisa melemahkan struktur konstruksi.
- Menjaga stabilitas timbunan tanah atau material konstruksi, mencegah pencampuran material dan tanah lunak di bawahnya, yang bisa menyebabkan tenggelamnya timbunan atau retakan.
Kondisi Kawasan Industri Pembangunan Kawasan Pulau Penebang, Kalimantan Barat
Pulau Penebang sedang dipersiapkan sebagai Kawasan Industri Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk smelter (alumina, aluminium, atau pengolahan bauksit).
Hal ini yang memantik pembukaan lahan secara besar-besaran di daerah Pulau Penebang, Kalimantan Barat. Sehingga karakteristik tanahnya adalah tanah-tanah pertambangan. Selain itu untuk memperlancar pembangunan kawasan industri tersebut berjalan lancar perlu kesiapan pembangunan infrastruktur pendukung jalan, pelabuhan, listrik, dan fasilitas dasar lainnya.
Aplikasi Geotextile Untuk Pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang di Kalimantan Barat
Ada beberapa aplikasi geotextile di beberapa area konstruksi pada pembangunan kawasan industri di Pulau Penebang:
1. Jalan Akses dan Jalur Khusus Kawasan dengan Tanah Dasar Lunak
Geotextile woven bisa meningkatkan daya dukung dan mencegah penurunan atau deformasi karena beban kendaraan berat.
2. Area Tempat Pergudangan, Halaman Utama dan Sekitar Pabrik, atau Fasilitas Logistik
Pada area ini beban struktur dan aktivitas berat lumayan tinggi. Untuk itu geotextile membantu menahan beban dan mendistribusikan secara lebih merata.
3. Sistem Drainase dan Saluran Air
Geotextile non woven membuat air hujan atau genangan air tersalurkan ke sistem drainase tanpa membawa partikel tanah, mencegah penyumbatan saluran air, dan menjaga stabilitas tanah di sekitarnya.
4. Timbunan atau Proyek Reklamasi di Area Pesisir atau di Dekat Pantai
Jika proyek di Kawasan Industri Pulau Penebang melibatkan reklamasi atau penimbunan tanah, maka geotextile bisa mencegah pencampuran tanah dasar lunak dengan material agregat.
Sehingga bisa berperan membantu dalam sistem drainase dan stabilitas tanah dalam jangka panjang.
5. Geotextile Berfungsi Sebagai Perlindungan Tanggul Pesisir
Penggunaan geotextile bersama dengan material pelindung seperti batu, geogrid, dan sejenisnya bisa untuk mengurangi erosi pantai dan menjaga struktur lereng dari abrasi atau gelombang air laut.
Demikian penjelasan tentang aplikasi geotextile pada Pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang dan penyesuaiannya terhadap kondisi tanah di kawasan tersebut.
Secara umum geotextile woven yang lebih cocok dengan kondisi tanah di Kawasan Industri Pulau Penebang, sebagai penguatan tanah untuk pembangunan smelter. Tapi geotextile non woven juga membantu dalam hal filtrasi dan drainase.
Jika Anda membutuhkan penggunaan geotextile woven atau non woven untuk kebutuhan filtrasi, separasi, dan penguatan struktur dasar tanah di proyek pembangunan kawasan industri atau proyek lainnya. Urban Plastic menyediakannya dengan berbagai spesifikasi.
Frequently Asked Question (FAQ)
1. Apa itu geotextile?
Geotextile adalah kain geotextile yang dibuat dari polimer seperti polypropylene (PP) atau polyester (PET).
Penerapannya di teknik sipil untuk stabilisasi tanah, drainase, filtrasi, separasi lapisan tanah, serta perkuatan struktur tanah.
2. Mengapa geotextile woven penting di kawasan dengan tanah lunak?
Karena tanah lunak memiliki daya dukung rendah dan mudah mengalami penurunan atau deformasi tanah saat mendapat beban.
Geotextile membantu mendistribusikan beban, meningkatkan daya dukung, dan menjaga stabilitas tanah.
3. Apa perbedaan antara geotextile woven dan non woven?
Geotextile woven terbuat dari anyaman, memiliki kekuatan tarik tinggi dan cocok untuk perkuatan serta stabilisasi tanah.
Sedangkan untuk jenis non woven berbentuk seperti karpet yang dibuat dengan cara needle punch, lebih cocok untuk filtrasi, drainase, dan pemisahan, tetapi kurang kuat untuk beban.
4. Dimana saja geotextile bisa dipasang di kawasan industri?
Pemasangan geotextile (baik woven atau non woven) bisa di jalan akses dan jalur kawasan industri atau daerah pendukungnya, seperti area gudang atau pabrik, dan sistem drainase.
Selain itu pada timbunan tanah (proyek reklamasi) dan area pesisir atau tanggul pantai.
Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Non Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id