GEOTEXTILE NON WOVEN

  1. Home
  2. /
  3. Produk
  4. /
  5. Geotextile Non Woven

Geotekstil Non Woven adalah jenis material geosintetik yang dibuat dari serat yang tidak ditenun. Material ini biasanya terbuat dari polimer seperti polipropilena, poliester, atau poliamida, dan dibuat melalui proses yang menyatukan serat – serat tersebut tanpa menggunakan tenunan tradisional.

Sell Geotextile

Geotekstil Non Woven memiliki beberapa kegunaan penting dalam bidang konstruksi dan teknik sipil, seperti:

Geotekstil Non Woven merupakan jenis material geosintetik yang sangat penting dan sering digunakan dalam berbagai aplikasi di bidang konstruksi dan teknik sipil. Material ini terbuat dari serat polimer yang tidak ditenun, seperti polipropilena atau poliester, yang menyatukan serat-serat tersebut melalui proses yang tidak melibatkan tenunan tradisional. Karena sifatnya yang unik, geotekstil non woven memiliki berbagai fungsi penting. Salah satu fungsi utama dari Geotekstil Non Woven adalah untuk filtrasi. Material ini sangat efektif dalam mencegah perpindahan partikel tanah, sambil tetap memungkinkan aliran air. Hal ini sangat penting dalam konstruksi sistem drainase, di mana Geotekstil berperan sebagai filter yang memisahkan partikel tanah dari air yang mengalir melaluinya, sehingga mencegah tersumbatnya sistem drainase.
Geotekstil Non Woven juga berperan sebagai pemisah antara dua lapisan material yang berbeda. Dalam aplikasi ini, Geotekstil membantu memisahkan tanah dasar dengan lapisan material lain seperti kerikil, mencegah campuran dan kontaminasi antara kedua material tersebut. Hal ini sangat penting dalam pembangunan jalan, parkir, dan struktur lainnya, di mana stabilitas dan integritas struktur sangat bergantung pada pemisahan material yang efektif. Selain itu, Geotekstil Non Woven digunakan sebagai material penguat atau reinforcement. Dengan menyediakan dukungan tambahan, Geotekstil ini meningkatkan kekuatan dan stabilitas tanah, khususnya pada aplikasi di lereng atau area yang rawan longsor. Penggunaan Geotekstil dalam konteks ini dapat mencegah terjadinya pergeseran tanah dan meningkatkan daya dukung tanah.

TDS GEOTEXTILE NON WOVEN STAPLE FIBER PP(Polypropylene)

Property Unit Test Method 200 250 300 400 500 600
Trapezoid Tearing Strength
Max Tearing
Strength, F max
(MD)
N ASTM
D4533
160 309 350 628 460 760
Max Tearing
Strength, F max
(CD)
N 230 443 549 1050 720 1540
Static Puncture Resistance
Puncture
Resistance, Fp
N ASTM
D6241
2100 3060 3160 5970 4800 7360
Hydraulic Properties
Characteristic Opening
Size
mm ASTM
D4751
0.14 0.15 0.12 0.10 < 0.075 0.10
Water Permeability of Geotextiles by Permittivity
Permittivity s-1 ASTM
D4491
4.20 0.7712 0.4393 0.3681 2.80 0.1810
UV Resistance %
Retained after 500hrs
% ASTM
D4355
70% 70% 70% 70% 70% 70%
Dimension In Roll
Nominal Thickness mm ASTM
D5199
2.60 2.80 3.00 3.40 4.00 4.40
Width ( Maks ) meter 5 5 5 5 5 5
Length meter 100 100 100 100 50 50
Roll Diameter (±) meter 0.52 0.56 0.6 0.65 0.55 0.6
Class Of Geotextile
Class 2 1 1 1 1
* The test result only to the material on the test by Balai Besar Tekstil
* Custom gramation order is possible up to 1200 GSM
Geotextile Non Woven Staple Fiber Bahan PP (Polypropylene)
PROPERTY UNIT TEST METHOD MARV (Minimum Average Roll Value)
200 250 300 400 500 600
PHYSICAL CHARACTERISTIC
Material Polypropylene Polypropylene Polypropylene Polypropylene Polypropylene Polypropylene
Colour White White White White White White
Weight gr/m² ASTM D5261 ±200 ±250 ±300 ±400 ±500 ±600
MECHANICAL PROPERTIES
Tensile Properties by Wide Strip Method
Max Tensile Strength, Tmax (MD) kN/m ASTM D4595 8.10 10.10 14.20 16.60 16.37 28.80
Elongation At Max Load (MD) % >70 >70 >70 >70 >70 >70
Max Tensile Strength, Tmax (CD) kN/m 18.40 22.20 30.10 32.80 38.20 40.20
Elongation At Max Load (CD) % >70 >70 >70 >70 >70 >70
Grab Breaking Load and Elongation
Max Tensile Strength, Tmax (MD) N ASTM D4632 480 758 857 1470 1320 1630
Elongation At Max Load (MD) % >60 >60 >60 >60 >60 >60
Max Tensile Strength, Tmax (CD) N 810 1100 1170 2360 1840 3120
Elongation At Max Load (CD) % >60 >60 >60 >60 >60 >60
Trapezoid Tearing Strength
Max Tearing Strength, F max (MD) N ASTM D4533 109 167 391 207 341 400 362
Max Tearing Strength, F max (CD) N 82,2 350 377 388 394 4569 673
Static Puncture Resistance
Puncture Resistance, Fp N ASTM D6241 483 1142 2466 1670 2390 2440 3230
Hydraulic Properties
Characteristic Opening Size mm ASTM D4751 0.25 0.15 0.17 0.17 0.15 0.15 0.15
Water Permeability of Geotextiles by Permittivity
Permittivity s⁻¹ ASTM D4491 5.31 0.5988 0.4952 0.6469 0.6252 0.5546 0.2764
UV Resistance % Retained after 500hrs % ASTM D4355 50% 50% 50% 50% 50% 50% 50%
Dimension In Roll
Nominal Thickness mm ASTM D5199 1.13 1.25 1.35 1.67 1.87 2.30 2.89
Width (Max) meter 5 5 5 5 5 5 5
Length meter 100 100 100 100 100 50 50
Roll Diameter (±) meter 0.4 0.45 0.5 0.55 0.6 0.5 0.55
Class Of Geotextile
Class 3 1 2 1 1 1 1

*The test result only to the material on the test by Balai Besar Tekstil

*Custom gramation order is possitivie up to 1200 GSM

TDS GEOTEXTILE NON WOVEN STAPLE FIBER PET(Polyester)

Geotextile Non Woven Staple Fiber Bahan PET (Polyester)
PROPERTY UNIT TEST METHOD MARV (Minimum Average Roll Value)
150 200 250 300 400 500 600
Physical Characteristic
Material Polyester Polyester Polyester Polyester Polyester Polyester Polyester
Colour White White White White White White White
Weight gr/m² ASTM D5261 ±150 ±200 ±250 ±300 ±400 ±500 ±600
MECHANICAL PROPERTIES
Tensile Properties by Wide Strip Method
Max Tensile Strength, Tmax (MD) kN/m ASTM D4595 2.26 4.55 7.23 9.31 11.80 12.50 15.60
Elongation At Max Load (MD) % >60>60>60 >60>60>60 >60
Max Tensile Strength, Tmax (CD) kN/m 3.07 5.02 7.68 9.59 13.80 18.20 23.70
Elongation At Max Load (CD) % >60>60>60 >60>60>60 >60
Grab Breaking Load and Elongation
Max Tensile Strength, Tmax (MD) N ASTM D4632 160 379 970 551 973 1130 090
Elongation At Max Load (MD) % >75>75>75 >75>75>75 >75
Max Tensile Strength, Tmax (CD) N 240 670 947 819 1080 1200 1520
Elongation At Max Load (CD) % >75>75>75 >75>75>75 >75
Geotextile Non Woven Continuous Filament - Reguler
Properties Method Unit 150-R 200-R 250-R 300-R 350-R 400-R 500-R 600-R
Physical Characteristics Nonwoven Needle Punch Continuous Filament
Material 100 % Polyester Chips
Basic Weight ASTM D5261 g/m2 150200250 300350400 500600
Thickness ASTM D5199 mm 1.651.852.34 2.623.333.58 4.004.80
WWS Tensile Strength ASTM D4595 KN/m 57.510 14.51517.5 1922
WWS Elongation MD % ≥50≥50≥50 ≥50≥50≥50 ≥50≥50
WWS Tensile Strength ASTM D4595 KN/m 4.558 12.513.515 17.519
WWS Elongation CD % ≥50≥50≥50 ≥50≥50≥50 ≥50≥50
Grab Tensile Strength ASTM D4632 kN 0.30.50.65 11.251.35 1.41.5
Grab Tensile Strength CD ASTM D4632 kN 0.250.40.6 0.8511.25 1.351.4
Tearing Strength MD ASTM D4533 kN 0.150.20.25 0.40.50.6 0.650.7
Tearing Strength CD ASTM D4533 kN 0.10.180.2 0.350.40.5 0.60.65
Puncture Resistance ASTM D6241 kN 11.52 2.32.53 3.253.5
Form Of Supply
Width m 444 444 44
Length m 100100100 100100100 5050
Area 400400400 400400400 200200
Diameter Roll cm 36.54044 515457 4446
Estimated Roll Weight Kg 6080100 120140160 100120
Geotextile Non Woven Continuous Filament - High Strength
Properties Method Unit 150-HS 200-HS 250-HS 300-HS 350-HS 400-HS 500-HS 600-HS
Physical Characteristics Non-woven Needle Punch Continuous Filament
Material 100 % Polyester Chips
Basic Weight ASTM D5261 g/m2 150200250300350400500600
Thickness ASTM D5199 mm 1.622.142.482.943.273.544.004.70
WWS Tensile Strength ASTM D4595 KN/m 812.5141723252734
WWS Elongation MD ASTM D4595 % ≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50
WWS Tensile Strength ASTM D4595 KN/m 6.811121419.521.52332.5
WWS Elongation CD ASTM D4595 % ≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50
Grab Tensile Strength ASTM D4632 kN 0.50.80.91.21.41.71.92.5
Grab Elongation MD ASTM D4632 % ≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50
Grab Tensile Strength CD ASTM D4632 kN 0.40.70.811.351.61.82
Grab Elongation CD ASTM D4632 % ≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50≥ 50
Tearing Strength MD ASTM D4533 kN 0.280.350.40.50.70.80.851.2
Tearing Strength CD ASTM D4533 kN 0.20.30.350.40.650.70.750.9
Puncture Resistance ASTM D6241 kN 1.41.82.533.5455.5
Apparent Open Size ASTM D4751 mm 0.1250.110.110.080.080.0750.0750.075
Flow Rate ISO 11058 L/m2/s 908480757064.55550
Form Of Supply
Width m 5.955.955.955.955.955.955.955.95
Length m 20015012010080806050
Area m2 1190892.5714595476476357297.5
Diameter Roll cm 5354525548518449
Estimated roll Weight Kg 178.5178.5178.5178.5166.5190.4178.5178.5
struktur

Geotekstil Non Woven memberikan manfaat signifikan, terutama dalam konstruksi dan teknik sipil:

  1. Filtrasi: Efektif menyaring tanah dan membiarkan air lewat, mengurangi penyumbatan dan erosi.
  2. Separasi: Memisahkan berbagai lapisan material, mencegah kontaminasi.
  3. Proteksi: Melindungi struktur dari kerusakan mekanis.
  4. Drainase: Memfasilitasi pengaliran air, menghindari genangan.
  5. Penguatan: Meningkatkan stabilitas tanah.
  6. Pemasangan Mudah: Mengurangi waktu konstruksi.
  7. Tahan Lama: Solusi jangka panjang dengan perawatan minimal.

Ini menjadikan Geotekstil Non Woven solusi efektif dan ekonomis untuk berbagai aplikasi.

Geotextile Non Woven untuk apa?

Material Geotekstil Non Woven berperan penting dalam menahan partikel tanah halus sambil memungkinkan aliran air. memainkan peran kritis dalam konstruksi dengan kemampuannya untuk menahan partikel tanah halus, sekaligus meloloskan air. Fungsinya sebagai filter efisien menghindarkan pencucian dan pengeringan partikel halus, yang esensial dalam menjaga stabilitas struktural. Penggunaannya penting dalam berbagai aplikasi konstruksi untuk mencegah erosi dan kerusakan struktural. Geotekstil ini memastikan bahwa integritas dan fungsi elemen konstruksi tetap terjaga, melindungi dari perubahan yang disebabkan oleh pergerakan air dan partikel tanah.

Apa beda Geotextile Woven dan Non Woven?

Geotekstil non woven dibedakan dari woven geotekstil oleh metode pembuatannya, yang tidak melibatkan proses tenun. Material non woven diproduksi dengan metode bonding atau interlocking, yang tidak mengandalkan tenunan tradisional. Dalam metode bonding, serat-serat diikat bersama menggunakan panas, perekat, atau pengikatan mekanis. Sedangkan metode interlocking melibatkan pengaitan serat-serat secara fisik tanpa penggunaan jahitan. Proses ini menciptakan material yang kohesif dan padat, efektif untuk aplikasi filtrasi, pemisahan, penguatan, proteksi, dan drainase dalam konstruksi dan teknik sipil.

Geotextile Non Woven apakah tembus air?

Geotekstil Non Woven, dikarakteristikkan oleh permeabilitasnya yang tinggi, memungkinkan air untuk melewatinya sambil efektif menyaring partikel tanah. Sifat ini menjadikannya sangat ideal untuk aplikasi filtrasi, terutama dalam proyek drainase bawah tanah. Penggunaannya dalam proyek – proyek ini esensial untuk mencegah penyumbatan dan mengurangi risiko erosi, memastikan kelancaran aliran air dan menjaga stabilitas struktur tanah. Aplikasi Geotekstil Non Woven kian luas di bidang teknik sipil, memainkan peran kunci dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem drainase dan infrastruktur terkait.

Bahan Non Woven itu apa?

Secara teknis, Non Woven atau kain non – tenun adalah bahan yang menyerupai kain tradisional, tetapi dibuat dengan cara yang berbeda. Berbeda dari kain biasa yang seratnya dipintal menjadi benang, kain Non Woven terbuat dari campuran serat pendek dan panjang yang diikat menjadi satu melalui berbagai proses, baik mekanis maupun kimiawi. Proses produksi ini meliputi pengikatan dengan panas, penggunaan perekat, ataupun teknik pengaitan serat. Hasilnya adalah material yang serbaguna, dengan karakteristik unik yang cocok untuk beragam aplikasi, mulai dari teknik sipil hingga penggunaan sehari – hari.

Karpet Non Woven untuk apa?

Geotekstil Non Woven, juga dikenal sebagai Filter Fabric, adalah jenis geotekstil yang tidak teranyam dan memiliki tekstur mirip karpet kain. Fungsinya sangat beragam, termasuk sebagai penyaring yang efektif, pemisah dalam kantong tanaman, dan sebagai pemisah antara tanah lunak dan timbunan. Saat diletakkan di antara dua jenis tanah ini, geotekstil Non Woven mencegah kontaminasi dan pencampuran tanah, mempertahankan integritas masing-masing lapisan tanah. Penggunaannya penting dalam berbagai aplikasi konstruksi dan pertanian, memberikan solusi efisien untuk masalah filtrasi dan separasi.

Langkah kerja pemasangan Geotekstil?

Langkah pertama adalah menyiapkan tanah dasar dengan menghilangkan pohon dan tunggul untuk permukaan yang rata dan stabil. Selanjutnya, penempatan geotekstil dilakukan dengan arah panjang gulungan tegak lurus terhadap timbunan, memastikan efektivitas maksimal. Proses penimbunan, penghamparan, dan pemadatan harus hati-hati. Timbunan material dilakukan bertahap di atas geotekstil, menghindari kerusakan atau pergeseran, dengan penghamparan yang merata dan pemadatan sesuai standar, memastikan distribusi beban seragam dan integritas struktur terjaga. Proses ini memastikan distribusi beban yang seragam dan mengurangi risiko kerusakan pada geotekstil.

Bahan Non Woven apakah kuat?

Geotekstil Non Woven, dikarakteristikkan oleh permeabilitasnya yang tinggi, memungkinkan air untuk melewatinya sambil efektif menyaring partikel tanah. Sifat ini menjadikannya sangat ideal untuk aplikasi filtrasi, terutama dalam proyek drainase bawah tanah. Penggunaannya dalam proyek – proyek ini esensial untuk mencegah penyumbatan dan mengurangi risiko erosi, memastikan kelancaran aliran air dan menjaga stabilitas struktur tanah. Aplikasi Geotekstil Non Woven kian luas di bidang teknik sipil, memainkan peran kunci dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem drainase dan infrastruktur terkait.

Apa fungsi Geotekstil yang diletakkan di dasar timbunan pada tanah lunak?

Geotekstil ditempatkan di antara tanah lunak dan timbunan, berperan vital sebagai pemisah atau separator. Fungsinya adalah untuk mencegah kontaminasi tanah timbunan oleh butiran halus tanah lunak yang ada di bawahnya. Ini menghalangi pencampuran kedua jenis tanah, mempertahankan integritas dan karakteristik masing – masing. Selain itu, Geotekstil juga berfungsi sebagai tulangan, meningkatkan kestabilan dan kekuatan struktural tanah. Penggunaannya penting dalam konstruksi untuk memastikan ke-kokohan dan durabilitas struktur, sekaligus meminimalkan pergerakan tanah dan erosi.