Cara pengisian geobag dengan pasir untuk tanggul banjir perlu diperhatikan. Pengisian geobag ini tidak boleh sembarangan agar isinya tidak bocor.

Jika isi di dalam geobag bocor, maka fungsinya bisa tidak sempurna. Penanggulangan banjir dengan geobag akan lebih terhambat.

Inilah Cara Pengisian Geobag dengan Pasir untuk Tanggul Banjir

Geobag merupakan salah satu material yang memiliki banyak manfaat. Karena itulah geobag ini banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Pasti masyarakat awam juga sebenarnya sudah banyak yang melihat pemanfaatan geobag secara nyata. Hanya saja, memang beberapa masih belum tahu bahwa itu merupakan geobag.

Jadi, geobag merupakan sebuah kantong atau wadah yang terbuat dari material geotekstil. Geobag ini bisa dibuat dari geotekstil woven maupun non woven.

Nantinya geobag akan diisi dengan material seperti pasir, tanah, atau bahkan batu. Setelah diisi, biasanya orang awam mengira itu adalah karung biasa padahal fungsinya sangat besar.

Geobag bisa berfungsi dengan baik setelah diisi material yang sesuai. Berikut ini tahapan mengisi geobag dengan tepat agar tidak salah dan berujung kerugian.

Mempersiapkan Material

Hal utama yang harus dilakukan tentu saja adalah dengan mempersiapkan material terlebih dahulu. Cara pengisian geobag untuk tanggul banjir harus bersih, kering dan tidak terlalu basah.

Material pasir harus benar-benar kering agar mudah dipadatkan di dalam geobag. Jika sudah, maka pasir sudah siap untuk dimasukkan ke dalam geobag.

geobag merk urban plastic[6]

Proses Pengisian yang Aman

Jika pasir sudah benar-benar tersedia, segera isi geobag di area yang aman. Area pengisian geobag ini harus diperhatikan agar tidak menghambat pekerjaan di tengah jalan.

Usahakan untuk mengisi geobag di area yang sedikit jauh dari bibir air sehingga pasir tidak terkontaminasi. Proses pengisian juga jadi lebih mudah karena tidak perlu takut pasir kembali tercampur ke air.

Masukkan pasir ke dalam kantong geobag menggunakan sekop, conveyor, atau bahkan alat berat seperti excavator jika dibutuhkan. Semua bisa dissuaikan dengan keberadaan alat dan banyaknya geobag yang harus diisi.

Hal yang perlu menjadi perhatian utama adalah jumlah pasir di dalam geobag. Jangan mengisi geobag terlalu padat, sekitar 70-80% kapasitas saja. Ini bertujuan agar geobag mudah dibentuk dan tidak kaku saat ditumpuk.

Penyegelan Geobag

Jika geobag sudah terisi penuh, selanjutnya harus ditutup atau disegel. Penyegelan geobag ini menggunakan tali pengikat khusus.

Selain itu, teknik penyegelan lainnya adalah dengan jahit melalui mesin jahit karung atau teknik jahit panas. Proses ini dilakukan untuk memastikan material pasir tidak akan bisa keluar.

geobag merk urban plastic[2]

Pemasangan Geobag untuk Banjir

Pengisian geobag dengan pasir untuk tanggul banjir bisa dilanjutkan dengan pemasangannya. Untuk tanggul banjir, geobag ini harus disusun secara berlapis dan sesuai kontur tanah. Lakukan penyusunan geobag secara berlapis sesuai kontur lahan. Langkah menyusun seperti ini efektif untuk membuat struktur lebih stabil dan saling mengunci antar lapisan.

Pada proyek besar atau area dengan arus anjir kuat, cara pengisian geobag dengan pasir untuk tanggul banjir sebaiknya lakukan pengikatan antar geobag. Tujuannya adalah untuk memperkuat daya tahan struktur sehingga geobag tidak mudah hanyut dan bisa menahan banjir dengan maksimal. Selama geobag yang digunakan berkualitas, maka fungsinya juga pasti akan tetap maksimal. Untuk itu, pilih geobag yang memang sudah terbukti ketahanannya. Geobag harus kuat dan tidak mudah rusak karena saat terjadi banjir, geobag perlu menjadi penahan selama mungkin yang membuat kualitasnya harus terjamin.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geobag merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id