Kain apa yang sebaiknya digunakan untuk drainase? Jenis kain yang bisa digunakan yaitu kain geotextile non woven. Kain ini mampu mengalirkan air dengan lancar, menahan partikel halus agar tidak ikut masuk ke saluran air, mencegah penyumbatan di dalam saluran air, memperpanjang umur infrastruktur, serta meminimalkan biaya perawatan.

Kain Apa yang Sebaiknya Digunakan untuk Drainase? Berikut Penjelasannya

Untuk kebutuhan drainase, kain geotextile non woven bisa menjadi pilihan terbaik daripada jenis kain lain. Geotextile non woven sendiri merupakan jenis kain geotextile yang dalam proses pembuatannya tidak teranyam dan memiliki tekstur mirip dengan karpet kain. Biasanya, kain ini terbuat dari bahan polimer berkualitas, seperti poliester, polipropilen, atau poliamida.

Geotextile non woven memang sangat umum digunakan dalam konstruksi sistem drainase karena mampu mengalirkan air sambil menahan partikel tanah halus. Selain itu, material ini juga memiliki banyak kegunaan lain, seperti menjadi pemisah dua lapisan material berbeda pada proyek pembangunan jalan, lahan parkir, maupun struktur lainnya.

Fungsi dan Manfaat Geotextile Non Woven untuk Drainase

Penggunaan kain geotextile non woven pada drainase, tentu menawarkan berbagai fungsi dan manfaat penting tersendiri. Berikut ini beberapa fungsi dan manfaatnya untuk drainase:

1. Mengalirkan Air dengan Lancar

Geotextile non woven mampu mengalirkan air dalam volume besar dengan lancar tanpa hambatan. Sebab, kain ini memiliki sifat yang bisa ditembus air dengan mudah. 

Karena itu, air bisa masuk ke saluran drainase dalam dengan cepat. Hal tersebut tentunya sangat penting, karena mampu mencegah masalah genangan, bahkan banjir yang merugikan.

geotextile non woven proyek Urban Plastic-3

2. Menahan Partikel Lain agar Tidak Ikut Masuk ke Saluran Air

Selain mengalirkan air dengan lancar, geotextile non woven juga mampu menahan partikel lain agar tidak ikut masuk ke saluran air. Bahkan, geotextile non woven bukan hanya mampu menahan partikel berukuran besar saja, tetapi juga menahan partikel halus seperti tanah dan pasir dengan baik. Jenis geotextile ini memastikan hanya air yang bisa masuk ke saluran drainase.

3. Mencegah Penyumbatan di dalam Saluran Air

Manfaat penting lainnya dari geotextile non woven, yaitu mampu mencegah terjadinya penyumbatan di dalam saluran air. Geotextile non woven mampu mencegah masuknya partikel asing, baik tanah, pasir, maupun sampah yang bisa menumpuk di dalam saluran air hingga menyebabkan sumbatan. Dengan begitu, saluran bisa terbebas dari sumbatan, sehingga mampu meminimalisir masalah genangan dan banjir di permukaan.

4. Memperpanjang Umur Infrastruktur

Penggunaan kain geotextile non woven juga bisa memperpanjang umur infrastruktur drainase. Sebab, geotextile non woven mampu menjaga saluran drainase tetap bersih dan tidak mudah rusak, sehingga usia pakainya menjadi lebih lama. Jika tidak menggunakan geotextile non woven, drainase bisa lebih cepat rusak dan bermasalah.

geotextile non woven proyek Urban Plastic-7

5. Meminimalkan Biaya Perawatan Drainase

Selain memperpanjang usia pakai struktur drainase, penggunaan kain geotextile non woven mampu meminimalkan biaya perawatan. Sebab, saluran drainase tidak perlu sering-sering dibersihkan dan diperbaiki karena mudah rusak ataupun bermasalah. Dengan begitu, pengeluaran untuk biaya perbaikan drainase bisa semakin hemat.

Bagi yang sedang bingung memilih kain apa yang sebaiknya digunakan untuk drainase? maka jangan ragu untuk menggunakan kain geotextile non woven. Sebab, jenis kain geotextile ini menawarkan berbagai fungsi dan manfaat penting untuk drainase. Mulai dari mengalirkan air dengan lancar, menahan partikel halus, memperpanjang usia penggunaan drainase, hingga meminimalkan biaya perawatan saluran drainase.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Non Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id