Menggunakan geotextile yang tepat untuk pengembangan kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK) di Provinsi Sulawesi Tenggara bisa memperlancar pembangunan. Sifat geotextile yang dapat menyaring air (filtrasi), penguatan struktur tanah, dan beberapa diantaranya sebagai pemisah.
Spesifikasi dengan kekuatan tensile strength, sifat regangan, dan luasan roll bisa menyesuaikan untuk proyek skala kecil, menengah, sampai besar. Tapi untuk kebutuhan kondisi tanah di daerah kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK) menggunakan geotextile woven. Untuk itu artikel dari Urban Plastic ini akan membahas geotextile woven di kondisi pembangunan KITHK. Jadi pastikan Anda membaca sampai akhir, ya!
Kondisi dan Tantangan Pengembangan KITHK
Kawasan industri ini dibangun di wilayah Konawe Utara, Sulawesi Tenggara menggunakan konsep ramah lingkungan dalam hal pengelolaan limbah dan pertambangan seperti nikel. Tantangan pada kondisi tanah di wilayah Konasara yang cenderung lunak dan mudah mengalami erosi.
Karena berada di aliran sungai dan dataran rawa, wilayah Konasara memiliki kondisi tanah yang bervariasi, tapi sebagian besar tergolong lembek dan memiliki daya dukung rendah. Tanah seperti ini berisiko menyebabkan penurunan tanah (settlement) pada infrastruktur dan ketidakstabilan tanah agregat pada area industri. Mengacu kondisi tersebut, maka jenis geotextile yang tepat adalah geotextile woven.
Manfaat Penggunaan Geotextile Woven di Pembangunan Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK)
Geotextile woven memiliki kekuatan tarik tinggi, daya dukung bagus dan ideal untuk tanah lunak atau daya dukung rendah saat mendapat beban berat seperti jalan di kawasan agregat tersebut. Jenis geotextile ini berfungsi sebagai lapisan stabilisasi, reinforcement, dan untuk mendistribusikan beban dari struktur atas ke tanah dasar secara merata, sehingga mengurangi risiko penurunan tanah (settlement) atau penurunan tidak merata. Untuk aplikasi seperti jalan akses kawasan industri, area pergudangan, timbunan, dan pondasi di atas tanah lunak.
Spesifikasi Geotextile yang Tepat pada Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK)
Pemilihan geotextile untuk Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK) bisa meningkatkan produktivitas pembangunan kawasan industri. Urban Plastic sebagai pabrik dan distributor geosintetik di Indonesia mendukung proyek pembangunan tersebut dengan menyediakan geotextile woven (sebagai jenis yang paling cocok).
Produk geosintetik sudah disesuaikan dengan beberapa kondisi di kawasan industri tersebut. Misalnya kondisi lahan, struktur tanah, skala proyek, bahan dan alat konstruksi pendukung yang tersedia, timeline proyek, serta budget yang dialokasikan. Cara Urban Plastic dalam menyediakan jenis geotextile woven dengan mengacu pada 3 cara pemilihan berikut ini:
-
Jenis Serta Fungsi Geotextile Woven
Geotextile woven di Pembangunan Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara digunakan karena memiliki kekuatan tarikan dan regangan di tekanan beban tinggi, sehingga berpengaruh pada stabilisasi tanah dari kerusakan.
-
Spesifikasi Teknisnya Geotextile Woven
Ukuran gramasi geotextile bervariasi, misalnya di Urban Plastic menyediakan geotextile woven atau non woven dengan spesifikasi gramasi 150-300-an gsm dan panjang roll antara 100 – 200 meter. Dengan rincian 4×150 m dan 4×200 m warna hitam, 5,4×100 m berwarna putih tensile strength tinggi mencapai lebih dari 50 kN/m 50-60 kN/m, puncture resistance dari 5,7-8 kN, dan kekuatan regangan 14-18 %.
-
Kondisi Tanah dan Ketahanan Geotextile Woven terhadap Berbagai Kondisi Lingkungan
Faktor lingkungan seperti kondisi tanah, kondisi kestabilan tanah, beban tekanan, kondisi cuaca, suhu, pencahayaan UV, kelembaban, dan tingkat pH (keasaman) tanah menjadi pertimbangan penting saat memilih geotextile woven.
Pembangunan kawasan industri KITHK karena berada di zona industri pertambangan nikel dengan lapisan tanah dasar, seperti tanah pertambangan, tanah berpasir, berbatu, dan sudah pasti akan terpapar sinar matahari secara langsung. Memperhatikan faktor-faktor itulah agar pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut tidak mudah mengalami kerusakan.
Rekomendasi Geotextile Woven (atau Non Woven) dari Urban Plastic di Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK)
Demikian penjelasan manfaat dan pengaplikasian geotextile untuk Pembangunan Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KITHK). Demi kesuksesan pembangunan kawasan industri itu dan usia pemakaiannya lebih tahan lama, Urban Plastic menyediakan geotextile woven. Dengan jenis dan fungsinya, spesifikasi teknis, dan ketahanan serta tingkat fleksibilitas tinggi menyesuaikan kondisi tanah dan faktor lingkungan.
Kekuatan tensile strength hingga lebih dari 50 kN/m 50-60 kN/m, puncture resistance dari 5,7 – 8 kN, dan kekuatan regangan 14-18 %. Urban Plastic menyediakan dengan harga terjangkau per roll atau per meternya dan konsultasi dengan tim ahli kami di tautan berikut.
Frequently Asked Question (FAQ)
-
Apa itu geotextile woven?
Geotextile adalah kain geotextile yang dibuat dari polimer seperti polypropylene (PP) atau polyester (PET). Pengaplikasinnya secara umum lebih banyak pada proyek geoteknik dan pembangunan infrastruktur untuk stabilisasi tanah, drainase, filtrasi, separasi lapisan tanah, serta perkuatan struktur tanah dan agregat.
-
Apa perbedaan antara geotextile woven dan non woven?
Geotextile woven terbuat dari serat sintetis seperti polipropilena (PP) atau polyester (PET) memiliki kekuatan tarik tinggi dan cocok untuk stabilisasi tanah. Sedangkan untuk jenis non woven berbentuk seperti karpet yang dibuat dengan cara needle punch, lebih cocok untuk penyaringan air dengan agregat, sistem drainase.
-
Seperti apa aplikasi geotextile di kawasan industri?
Pemasangan geotextile woven di jalan akses dan jalur kawasan industri atau daerah pendukungnya seperti di KITHK, seperti area pabrik dan dan perkuatan struktur tanah.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 822 9933 3938 (Panni) atau: Email: info@urbanplastic.id .