Wilayah Sambas memiliki karakteristik tanah lunak dengan kadar air tinggi dan daya dukung rendah, sehingga rentan terhadap penurunan dan deformasi jika tidak ditangani dengan metode perbaikan tanah yang tepat.  Keberadaan sungai besar di sekitar lokasi jembatan juga meningkatkan risiko erosi, gerusan (scour), serta tekanan air pada abutment dan oprit jembatan. Oleh karena itu, pendekatan konvensional saja tidak mencukupi dan diperlukan solusi yang efisien, ekonomis, serta berkelanjutan, salah satunya melalui penerapan material geosintetik.

Gambaran Singkat Proyek Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat

Proyek Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat merupakan bagian dari program pembangunan nasional yang dimulai pada tahun 2021 dengan pendanaan APBN tahun jamak 2021–2024 sebesar Rp. 479,7 miliar. Pembangunan jembatan sepanjang 1.262 meter ini telah rampung pada awal Februari 2025 dan telah melalui uji laik untuk memastikan kelayakan struktur serta sistemnya. 

Jembatan ini juga dirancang menggunakan metode Telescopic Strut, yang memungkinkan shoring memanjang dan memendek dengan bantuan hydraulic jack. Sistem tersebut membutuhkan pondasi yang kuat, sehingga penggunaan material geosintetik seperti Geotextile, PVD, Geocomposite Drain, dan Geocell menjadi elemen penting dalam mendukung stabilitas struktur.

Geotextile Non Woven merk Urban Plastic[6]
geotextile non woven contact person

Peranan Berbagai Material Geosintetik dalam Pembangunan Proyek Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat

Penerapan metode konstruksi telescopic strut pada Jembatan Sambas besar ini bahkan disebut menjadi jembatan pelengkung tipe Network Tied Arch terpanjang di Indonesia.  Oleh karena itu, pembuatan pondasinya harus kokoh dan tidak bisa dilepaskan dari peranan beberapa material geosintetik penting yang membangunnya, seperti:

1. Geotextile Non-Woven

Penerapan metode Telescopic Strut pada Proyek Jembatan Sambas Besar menuntut kestabilan tinggi pada tanah dasar serta area di sekitar abutment dan oprit. Dalam sistem ini, Geotextile Non Woven berperan sebagai elemen pendukung geoteknik.

Geotextile non woven digunakan sebagai lapisan separasi antara tanah dasar lunak dan material timbunan untuk mencegah pencampuran material dan menjaga daya dukung tanah. Selain itu, material ini juga berfungsi sebagai media filtrasi yang memungkinkan air pori keluar tanpa membawa partikel tanah halus, sehingga tekanan air pori dapat dikendalikan dan stabilitas tanah tetap terjaga.

2. Geotextile Woven dan Geogrid

Selain geotextile non woven, Proyek Jembatan Sambas Besar juga menggunakan Geotextile Woven dan Geogrid sebagai elemen perkuatan tanah. Pada area oprit, material ini berfungsi meningkatkan daya dukung tanah lunak dengan mendistribusikan beban secara merata sehingga deformasi dan penurunan tanah dapat diminimalkan.

Pada sistem dinding tanah bertulang (Reinforced Soil Wall), geogrid berperan sebagai elemen tarik yang bekerja bersama material timbunan berkualitas, menghasilkan struktur yang lebih stabil, fleksibel, dan ekonomis dibandingkan dinding beton konvensional serta mampu menyesuaikan terhadap pergerakan tanah tanpa kehilangan kinerja struktural.

3. Prefabricated Vertical Drain (PVD)

Kondisi tanah lunak di wilayah Sambas menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan Jembatan Sambas Besar. Untuk mengatasinya, digunakan Prefabricated Vertical Drain (PVD) yang dipasang secara vertikal hingga kedalaman tertentu guna mempercepat konsolidasi tanah melalui percepatan keluarnya air pori.

Penerapan PVD difokuskan pada area oprit jembatan yang panjang, sehingga waktu konsolidasi dapat dipersingkat secara signifikan dari puluhan tahun menjadi beberapa bulan dan risiko penurunan diferensial setelah konstruksi dapat diminimalkan.

4. Geocomposite Drain dan Geonet

Sistem drainase menjadi elemen penting dalam konstruksi Jembatan Sambas Besar, khususnya di area belakang abutment dan dinding tanah bertulang. Itulah mengapa, Geocomposite Drain digunakan untuk mengalirkan air secara horizontal maupun vertikal tanpa menimbulkan tekanan air berlebih.

Material ini dikombinasikan dengan geonet sebagai media aliran air berkapasitas tinggi pada area yang membutuhkan drainase berkelanjutan. Keduanya dinilai sangat efektif dalam mengurangi tekanan air pori, meningkatkan umur layanan struktur, serta mencegah kerusakan akibat rembesan air.

5.  Geobag, Geocell, dan Geotextile untuk Perlindungan Erosi 

Area sekitar sungai dan kaki proyek Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat memiliki risiko tinggi terhadap erosi dan scour, terutama saat debit air meningkat. Untuk mengatasinya, digunakan kombinasi material geosintetik sebagai sistem perlindungannya.

Geobag dimanfaatkan untuk stabilisasi lereng dan perlindungan tebing sungai dengan material lokal sebagai isi. Geocell, dengan struktur tiga dimensinya, berfungsi meningkatkan kekuatan permukaan tanah dan mengurangi erosi akibat aliran air. Selain itu, geotextile dipasang sebagai lapisan dasar di bawah riprap untuk mencegah pencucian tanah dasar oleh arus sungai.

6. Geomembrane untuk Lapisan Kedap Air

Pada area tertentu di Proyek Jembatan Sambas Besar yang memerlukan sifat kedap air, digunakan geomembrane sebagai lapisan penghalang terhadap aliran dan rembesan air. Material ini berfungsi mencegah infiltrasi air ke dalam tanah atau struktur, terutama pada zona yang sensitif terhadap tekanan hidrostatis. Dalam penerapannya, geomembrane dapat dikombinasikan dengan geotextile non woven sebagai lapisan pelindung untuk mencegah kerusakan akibat gesekan, tekanan mekanik, maupun tusukan dari material di sekitarnya.

Geotextile Non Woven

Dapatkan Seluruh Kebutuhan Material Geosintetik Berkualitas hanya di Urban Plastic

Hampir setiap proyek di Indonesia, tidak bisa dipisahkan dengan pondasi dasar dari berbagai material tambahan, termasuk geosintetik untuk menjaganya tetap kokoh dalam waktu yang lama. Namun untuk mendapatkan hasil terbaik, pastikan hanya membeli material geosintetik di tempat yang terpercaya dan terjamin berkualitas seperti Urban Plastic. 

Bukan hanya menjadi yang terdepan dalam kualitas, Urban Plastic juga telah berkontribusi dalam menyediakan berbagai material geosintetik mulai dari Geotextile, PVD, Geocomposite Drain hingga Geocell untuk berbagai proyek pembangunan nasional maupun internasional. Dengan dukungan berbagai produk material geosintetik berkualitas dan layanan profesional, Urban Plastic siap menjadi mitra terpercaya untuk mendukung keberhasilan proyek infrastruktur Anda.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Non Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 9151 338  (Anna) atau: Email: info@urbanplastic.id .